RASA CUKUP DAN BERSYUKUR

Sejatinya setiap hal yang terjadi di kehidupan kita, semuanya adalah rangkaian skenario, yang Allah tentukan dengan perantara sikap dan doa doa kita.
Tak ada yang benar-benar murni sebuah kebetulan, semuanya telah di atur sedemikian rupa, oleh tuhan yang maha kuasa.

Kiranya berjalan seminggu aku menuntut ilmu ditempat baru, menemukan pengalaman, relasi, dan banyak hal baru yang sebelumnya tak terbesit dalam benakku.

Dulu terkadang aku mengeluh "ya Allah seberat inikah kehidupan, ya Allah mengapa engkau berikan ujian ini padaku, bukan pada orang lain.?" Dan banyak lagi keluhan-keluhan yang terucap, maupun sekedar terbesit dalam hati

Guruku pernah menyampaikan bahwa al-quran adalah sumber pedoman hidup, kapanpun dan dimanapun Alquran selalu bisa memberika solusi terbaik, disaat kalut karena banyaknya problematika hidup,
Kembali kubuka ayat-ayat sucinya.
Lalu seakan-akan Allah sedang menenangkan ku dengan Kalamnya

وعسى ان تكرهوا شيئا وهو خير لكم وعسى أن تحبوا ڜيئا وهو شر لكم

"Boleh jadi kau membenci sesuatu yang padahal itu baik bagi mu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal itu buruk bagimu".

Ternyata saat ini aku banyak bersuudzon dengan ketentuannya padahal dialah yang lebih tau apa yang ciptaannya butuhkan, bukan apa yang ciptaannya inginkan.

Disaat yang sama Allah mempertemukanku dengan seseorang yang ternyata punya kisah yang lebih berat dariku, tapi apa yang iya sampaikan?

"Aku diajarin kalo minta sama Allah itu gak muluk- muluk hanya minta diberikan rasa cukup, dan bersyukur;"

Deg! Seakan merasa tertampar dengan ungkapannya, ternyata bukan karena ni'mat yang Allah berikan itu kurang, bukan karena ujian terlalu berat ditimpakan.
Tapi satu hal ternyata aku kurang bersyukur, Allahu akbar.

Sejatinya pelajaran tak selalu datang di ruang sekolah, dalam pergantian siang dan malam, waktu ke waktu, semuanya Allah sisipkan hikmah bagi kita asalkan kita mau mempelajarinya.

Terimakasih ya Allah kau takdirkan diriku bertemu dengan sosok yang kuat, yang mampu mengubah cara pandang ujian dan dengan kacamata keindahan..

والله أعلم بالصواب.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kritik Untuk dosen dalam menjalankan profesinya

INTRODUCE MY SELF

ADAB